Belajar Dari Rasa Taqwa
Dering nyaring klakson berdering terlalu kencang. Mengupas makna pagi
yang jarang gersang. Resah tak kunjung hilang. Menanti adanya keajaiban
datang.
Gemuruh zikir penuhi kepala. Entah sadar atau hanya kosong belaka. Yang
terbaik tentunya ada. Bukan fiksi atau dongeng nan tak nyata.
Sulit mendifinisikan kata. Hingga muara dairy pun usang tak tau kemana.
Wahai diri yang punya banyak makna. Kamu itu belum saatnya merasa.
Bahkan mungkin baru terlahir ke dunia fana.
Melepas tawa penuh makna. Ada sosok yang pasti sedang menanti. Entah itu
untuk bersama atau sekedar berbagi cerita yang di lalui. Tak akan
pernah aku meminta, karena pantang bagiku mendikte pinta.

