Rabu, 16 Desember 2015

#PostFive

SENJA BERJALAN

Denting jam kian terlalui hari ini
Pertanda akan segera usai tugasku
Yaaa.... Bukan amanahku
Sadar sejak tadi ada yang mengawasi

Entahlah ridho ataupun setengah hati
Lama menatap awan yang menggulum abu-abu
Pekat terasa menyentuh kalbu
Di satu sisi aku akui bahwa begitu berartinya kamu dihati

Huft,,,sematkan semangat duhai Rabbii
Sampaikan pada senja nan teduh di ujung nanti
Bila ia tampak menawan hati
Sungguh pelangi di tepian hati
Menyiksa hati walau tak terhenti

Terhenti di satu sisi
Merah, kuning, hijau, dan biru serta jingga
Merona bak cahaya syurga
Aku mendamba bukan mencinta
Sosoknya yang entah apa dikata

Bijaknya pada hakikat waktu
Bisa terbaca saat bertemu
Namun kosong dalam semu
Terhimpit sketsa di ujung waktu

Kini tiba saatnya
Meronanya mawar kian memerah
Senjanya seakan bergulir
Merentas puing-puing lemah
Yakinkan saja diri ini bahwa

_aku masih punya Dia Yang Maha Segalanya_

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar